Apa itu ZNS?
ZNS, kependekan dari Zalo Notification Service, adalah layanan yang mengirimkan notifikasi layanan pelanggan ke nomor telepon menggunakan Zalo. Melalui fitur ZNS, akun Zalo OA dapat mengirimkan notifikasi, konfirmasi transaksi dan informasi layanan pelanggan lainnya kepada seluruh pelanggan yang menggunakan Zalo.
Karakteristik ZNS
- Hanya digunakan untuk mengirim notifikasi – Tidak digunakan untuk periklanan atau pemasaran.
- Kirim pesan bahkan ketika pelanggan tidak tertarik dengan OA.
- Biayanya lebih murah dibandingkan SMS dan bisa melampirkan gambar, tombol, dan link.
- Hanya dapat mengirim ke pelanggan yang memiliki nomor telepon dan akun Zalo.
Jenis pemberitahuan
ZNS memiliki banyak jenis notifikasi, beberapa tipe dasar antara lain:
- ZNS tabel: Digunakan untuk mengupdate informasi pesanan, riwayat pembelian, notifikasi transaksi, invoice, dll.
- Format teks ZNS: Isinya menunjukkan informasi rinci transaksi dengan pelanggan, dan secara jelas diklasifikasikan ke dalam jenis kartu berdasarkan tujuan pengirimannya.
- Formulir otentikasi: Otentikasi ZNS adalah kode otentikasi satu kali yang dikirim ke pengguna Zalo melalui Layanan Pemberitahuan Zalo (ZNS). Tujuannya adalah untuk mengirimkan kode otentikasi kepada pelanggan untuk membuat akun baru, mengkonfirmasi perubahan kata sandi, mengautentikasi akun, mengautentikasi transaksi, dll.
- Peringkat layanan ZNS: Formulir evaluasi layanan ZNS dikirimkan kepada pelanggan akhir yang telah merasakan produk/layanan bisnis untuk mengevaluasi kepuasan pelanggan.
Keunggulan luar biasa ZNS dibandingkan Zalo dan SMS
ZNS (Layanan Notifikasi Zalo) adalah layanan pesan notifikasi Zalo untuk bisnis. Dibandingkan dengan SMS tradisional dan pesan Zalo biasa, ZNS memiliki keunggulan sebagai berikut:
Melalui ini kita dapat melihat:
- Dibandingkan dengan SMS: ZNS lebih murah, memiliki lebih banyak fitur interaktif, dan lebih aman.
- Dibandingkan dengan pesan pribadi Zalo: ZNS lebih profesional, dapat mengirim secara otomatis dan mengukur secara efektif.
ZNS adalah pilihan optimal untuk bisnis yang ingin mengirim notifikasi otomatis seperti pesanan, kode OTP, pengingat kalender… tanpa mengeluarkan terlalu banyak uang seperti SMS.
Apa syarat bagi Perusahaan untuk menggunakan ZNS?
1. Memiliki akun Zalo Official Account (OA).
- Bisnis harus memiliki Zalo OA jenis Layanan atau Toko.
- OA perlu diautentikasi atau ditingkatkan ke OA Perusahaan untuk meningkatkan keandalan.
2. Mendaftar dan disetujui untuk menggunakan layanan ZNS
- Bisnis perlu menghubungi mitra pemasok mereka ZNS atau Zalo Business untuk mendaftar.
- Zalo akan memoderasi apakah bisnis layak menggunakannya atau tidak.
3. Hanya mengirim pesan transaksional, tanpa iklan
- ZNS hanya digunakan untuk mengirim pesan layanan pelanggan (misalnya konfirmasi pesanan, OTP, notifikasi transaksi).
- Tidak boleh digunakan untuk iklan, spam, atau pemasaran.
4. Nomor telepon pelanggan diperlukan
- Bisnis harus memiliki data nomor telepon pelanggan yang valid. (Nomor telepon yang menggunakan Zalo)
- Hanya mengirim pesan ke pelanggan dengan transaksi atau hubungan sebelumnya.
5. Integrasikan API atau gunakan platform mitra ZNS
- Dapat langsung diintegrasikan dengan API Zalo atau melalui Penyedia layanan ZNS seperti Zalo Cloud, Subiz, FPT AI…
- Perlu tim teknis untuk diterapkan jika menggunakan API.
Dengan banyak keuntungan luar biasa, pengiriman pesan ZNS menjadi alat optimal untuk membantu bisnis menjangkau banyak pelanggan secara efektif. Untuk saran lebih rinci tentang pesan ZNS, silakan hubungi: +84 247 302 1368
PakarPBN
A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.
In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.
The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.